Teknik Elektro Teknik Elektro

Program Studi Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) Yogyakarta mempunyai dua konsentrasi yaitu Telekomunikasi dan Avionik. Sesuai dengan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 025/BAN-PT/Ak-XV/S1/VII/2012, Program Studi Teknik Elektro ini telah mempunyai Akreditasi B.

Program Studi Teknik Elektro STTA mempunyai dua konsentrasi, yaitu: Konsentrasi Elektronika Penerbangan (Avionik) dan Konsentrasi Elektronika Telekomunikasi.

 

Konsentrasi Elektronika Penerbangan (Avionik)

Konsentrasi Elektronika Penerbangan atau Avionik (Avionics) di prodi Teknik Elektro STTA mempelajari sistem elektronika yang digunakan dalam pesawat terbang, satelit dan pesawat angkasa. Avionik meliputi navigasi (navigation), komunikasi (communication), monitoring sistem terbang dan mesin, sistem kendali terbang (aircraft flight control systems), sistem penghindar tabrakan (collision-avoidance systems), sistem radar cuaca (weather radar), sistem manajemen terbang (flight management systems), dan sistem hiburan dalam-pesawat (in-flight entertainment system).

Lulusan dari konsentrasi ini memiliki kompetensi untuk bekerja di: maskapai penerbangan, industri pesawat terbang, pengendali lalu-lintas pesawat (ATC) dan industri perawatan pesawat terbang (aircraft maintenance) hingga ke badan/instansi pemerintah.

Konsentrasi Elektronika Telekomunikasi

Di konsentrasi Elektronika Telekomunikasi prodi Teknik Elektro STTA ini para mahasiswa mempelajari berbagai konsep telekomunikasi yang meliputi: komunikasi teresterial, komunikasi satelit, komunikasi bergerak (mobile communication), dan komunikasi selular (cellular communication).

Lulusan dari konsentrasi ini memiliki kompetensi bekerja di: perusahaan pembuatan instrumen elektronika dan instrumentasi telekomunikasi, operator telekomunikasi, badan/instansi pemerintah, bahkan ke berbagai perusahaan yang menggunakan sistem kelistrikan dan elektronika.

 

Kurikulum 2013/2014

Prodi Teknik Elektro STT Adisutjipto menggunakan kurikulum 2013/2014. Pada kurikulum penguasaan materi mahasiswa atas materi Elektronika Penerbangan (Avionik) dan Elektronika Telekomunikasi lebih ditekankan. Alur mata kuliah pada kurikulum ini juga mangalami perubahan dari kurikulum sebelumnya. Target diberlakukannya ini adalah: materi Elektronika Penerbangan dan Elektronika Telekomunikasi dapat lebih mudah dan cepat diserap, mahasaiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dalam 8 (delapan semester), dan lebih banyak materi mata kuliah yang digunakan di dunia kerja.

 

Kerjasama

Program studi Teknik Elektro telah bekerja sama dengan banyak perusahaan nasional terutama dalam penyelenggaraan Study Exursie, Kerja Praktek, Tugas Akhir, dan penelitian. Beberapa perusahaan tersebut di antaranya: PT. Dirgantara Indonesia, TNI AU, Bandara Adisutjipto, Bandara Halim Perdanakusuma, Angkasa Pura, GMF AeroAsia, dan perusahaan pembuatan instrumen elektronika dan instrumentasi lain.

 

Tempat kerja Alumni Teknik Elektro STT Adisutjipto.


Visi Program Studi Teknik Elektro

Visi Program Studi Teknik Elektro:
Menjadi Program Studi Teknik Elektro yang Unggul dan Berkualitas dalam mengembangkan Teknologi yang menunjang industri Elektronika Telekomunikasi dan Kedirgantaraan serta mampu bersaing secara global


Misi Program Studi Teknik Elektro

Misi prodi Teknik Elektro adalah:

  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dengan berpedoman pada Sistem Penjaminan Mutu Akademik.
  2. Meningkatkan program pemberdayaan dan kewirausahaan lulusan Teknik Elektro.
  3. Menjalin kerjasama dengan pihak eksternal.
  4. Melaksanakan penjaminan mutu untuk meningkatkan kualitas tata kelola program studi.

Tujuan Program Studi Teknik Elektro

Tujuan program studi Teknik Elektro adalah:

  1. Tercapainya lulusan yang berkualitas di bidang teknologi dan kedirgantaraan serta berjiwa enterpreneurship.
  2. Tercapainya hasil penelitian yang berkualitas dan unggul.
  3. Tercapainya peningkatan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan.
  4. Terjalinnya kemitraan dengan industri dan lembaga yang relevan untuk menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas.
  5. Tercapainya manajemen perguruan tinggi kearah tata kelola yang baik (Good Governance).