Teknik Mesin Teknik Mesin

Berdasarkan Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar (Kep. Mendiknas No. 232/II/2001) Kurikulum Pendidikan Tinggi harus didekatkan kompetensi program studi yang berorientasi internasional dan globalisasi. Kemudian disusul dengan penjelasan melalui Kep. Mendiknas No. 045/II/2002.

Mempertimbangkan kompleksnya tantangan yang akan dihadapi para lulusan, kurikulum Teknik Mesin disiapkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek:

  1. Urutan keseimbangan dan manfaat
  2. Harus mencerminkan pertimbangan komposisi mata kuliah dasar (basik science), dasar ke-Insinyuran, terapan, dan humaniora (social science)
  3. Substansi kurikulum harus memberi bekal keilmuan yang memadai bagi lulusan untuk dapat berperan dan mengembangkan diri diberbagai bidang, khususnya bidang manufaktur

 

 


Visi Program Studi Teknik Mesin

Program Studi Teknik Mesin STTA akan menjadi program studi yang unggul, berkualitas dan menghasilkan Sarjana Teknik Mesin yang bermoral, mandiri dan profesional, menguasai IPTEK di bidang Mesin dan berwawasan kedirgantaraan serta dapat bersaing secara global dalam jangka waktu 10 tahun


Misi Program Studi Teknik Mesin
  • Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas untuk menghasilkan sarjana teknik mesin yang profesional serta berwawasan kedirgantaraan.
  • Mengembangkan penelitian serta kegiatan inovatif di bidang mesin dan kedirgantaraan.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Mengembangkan kemitraan yang saling menguntungkan.
  • Meningkatkan kualitas manajemen program studi
  • Meningkatkan Program Pemberdayaan dan kewirausahaan lulusan.

Tujuan Program Studi Teknik Mesin
  • Mendapatkan akreditasi dengan peringkat baik
  • Menghasilkan lulusan teknik mesin yang berkualitas di bidang teknologi yang berwawasan kedirgantaraan serta berjiwa entrepreneurship
  • Menghasilkan penelitian yang berkualitas dan unggul di bidang teknik mesin.
  • Meningkatkan peran program studi dalam pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan.
  • Menjalin kemitraaan dengan industri dan lembaga yang relevan untuk menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas.
  • Terselenggaranya manajemen program studi ke arah tata kelola yang baik (Good Governance).