Gambar dari Haruno Sajati S.T., M.Eng.
Penandatanganan MOU antara KNKT dan STTA serta Kuliah Umum oleh Ketua KNKT
dari Haruno Sajati S.T., M.Eng. - Tuesday, 6 April 2010, 09:08
 

KNKT1Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di bidang keselamatan penerbangan, Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) menjalin kerjasama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Naskah kesepakatan bersama (MoU) ditandatangani hari Senin (18/1) oleh Ir Suyitmadi, MT selaku Ketua STTA dan H. Tatang Kurniadi, PSC, SH, MM selaku Ketua KNKT bertempat di Gedung Rektorat Kampus Terpadu STTA Lanud Adisutjipto. Pada tempat dan forum yang sama, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama antara KNKT dengan 2 PTS lain yaitu Universitas Nurtanio (Unnur) Bandung dan Universitas Suryadharma (Unsurya) Jakarta. STTA bersama Unnur dan Unsurya merupakan tiga dari lima PTS di bawah pembinaan Yayasan Adi Upaya (Yasau).

KNKT dan 3 PTS Yasau tersebut sepakat untuk membina kerjasama dalam aspek-as pek pengembangan dan pemanfaatan sumber daya manusia serta saling memberikan informasi yang diperlukan dalam bidang Keselamatan Penerbangan. Dengan adanya MoU ini, KNKT dapat meminjam tenaga dosen / mahasiswa untuk membantu investigasi kecelakaan transportasi. Sebaliknya, tiga PTS Yasau dapat memanfaatkan proses investigasi ini sebagai studi kasus dalam pengembangan mata kuliah maupun penelitian dosen. Selain itu, tiga PTS Yasau dapat meminta bantuan KNKT untuk membagi pengetahuan dan pengalamannya kepada mahasiswa melalui kuliah umum maupun short course.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Adi Upaya, KNKT2Marsda (Purn) Sutrisno SP, SIP dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama ini mempunyai nilai yang sangat strategis dalam rangka pengkayaan wawasan dan pengetahuan bidang penerbangan. Kerjasama ini lahir dari suatu kesadaran bahwa pengembangan SDM dapat ditentukan oleh sejauhmana kualitas kemitraan institusi pendidikan dengan institusi lain bisa diwujudkan.

Pada sesi selanjutnya, mahasiswa STTA berkesempatan mendapat kuliah umum dari Ketua KNKT dengan tema “Tinjauan Akademis terhadap Kecelakaan Pesawat Terbang di Indonesia”. Kuliah umum ini diikuti pula oleh mahasiswa Universitas Nurtanio di Bandung dengan menggunakan perangkat teleconference.

Pada kesempatan itu, Tatang Kurniadi menjelaskan bahwa upaya yang lebih intensif untuk mencegah kecelakaan pesawat terbang di masa mendatang harus segera dikoordinasikan, karena upaya ini tidak saja berarti menyelamatkan aset bangsa tetapi juga secara politis psikologis dapat dijadikan tolok ukur kepedulian bangsa Indonesia kepada masalah keselamatan khususnya keselamatan penerbangan. Adanya beberapa temuan pada audit ICAO di KNKT pada Februari 2007, akan mendorong refungsionalisasi dan revitalisasi KNKT sebagai lembaga investigasi kecelakaan yang independen berskala nasional yang bertanggung jawab kepada Presiden RI.